Review DirectAdmin, Hosting Control Panel Saingan cPanel

Selamat datang kembali bersama kami team cekhosting.com. Semoga makalah berikut ini secara overview mampu menginspirasi terkait tinjauan web hosting terbaik, dan sharing informasi berbagai kode promo, serta beragam informasi membuat website/blog.

Pada artikel-artikel sebelumnya kita telah membahas tentang sebuah control panel yang sangat populer pada layanan hosting yang bernama cPanel. Lalu kita jabarkan dalam beberapa artikel terpisah tentang kegunaan beberapa item nih dalam tampilan menu utama cPanel tersebut. Kami bahas itu di awal karena memang cPanel adalah control panel yang terpopuler, sehingga mudah-mudahan banyak yang mendapat manfaat dari tulisan kami.

Tapi tahukah Anda bahwa control panel bukan hanya cPanel? Ada berbagai control panel lainnya yang juga tidak kalah bagus, walau kalah populer. Di antara yang kami maksudkan adalah Direct Admin.

HOT DEALS! Raihlah discount khusus dari Niagahoster, yang merupakan hosting terbaik di Indonesia. Detail lebih lanjut tersedia di penjelasan kupon kode promo Niagahoster. Anda juga bisa membaca ulasan global pada posting tinjauan Niagahoster.

Feature Control Panel Direct Admin

Direct Admin merupakan salah satu control panel yang juga populer di dunia web hosting. Ini merupakan pilihan dari sebagian jasa hosting yang ingin tampil berbeda, memberikan fitur yang tidak ditemukan di control panel cPanel. Dari segi biaya lisensi juga Direct Admin lebih murah sehingga dapat mengurangi beban operasional jasa hosting, yang akhirnya juga berdampak pada turunnya biaya yang harus dikeluarkan oleh klien atau pengguna web hosting. Kalau di Indonesia di antaranya dipakai oleh JagoanHosting.

Apa bedanya Direct Admin dengan cPanel? Ya tentunya banyak ya, features set berbeda, harga berbeda, setting berbeda dan selainnya. Akan tetapi kebanyakan perbedaan ini adalah perbedaan yang bersifat variasi saja, bukan pertentangan satu sama lain, atau bukan yang satu lebih baik daripada yang lain (menurut kami). Perbedaan-perbedaan lebih ke arah perbedaan “rasa” atau kenyamanan dalam melakukan setting website saja, bukan perbedaan performa website kita misalnya.

Nah kalau begitu apa saja memang isi yang ada di dalam control panel Direct Admin? Mari kita teliti sedikit lebih dalam.

Kalau Anda masuk ke dalam tampilan control panel Direct Admin, yang pertama akan Anda lihat mungkin agak berbeda dengan cPanel. Icon di sini terlihat lebih sederhana desainnya dibandingkan dengan icon set cPanel. Akan tetapi ini bisa dirubah-rubah sesuai keinginan kita dengan meng-install theme control panel yang berbeda.

Di menu utama nya ada pengaturan domain, sub domain, managemen DNS dan SSL juga FTP. Uniknya di bagian utama account manager terdapat pengaturan MySQL, agak aneh kenapa pengaturan database masuk ke pengaturan akun utama. Tapi tidak masalah. Ada juga setting untuk melakukan redirection, proteksi terhadap hotlink dan juga settingan untuk PHP interpreter yang Anda pakai.

Berikutnya yang termasuk itu sangat penting dari sebuah hosting yaitu pengelolaan email. Anda bisa membuat akun email, mengaktifkan filter spam, setting MX records. Lalu Jika Anda penasaran Apakah email anda sampai atau tidak ke tujuan, anda bisa menggunakan fitur tracking email.

Berikutnya Anda juga bisa melakukan pengaturan cron jobs untuk menjalankan berbagai fitur otomatis pada server. Tidak ketinggalan Anda juga bisa melakukan setting halaman error sesuai kebutuhan, melakukan proteksi password pada folder tertentu, setting modsecurity dan juga Git.

Lalu untuk sistem info terdapat File Manager dan Site Statistics. Ini mirip dengan Awstats dan Webalizer pada hosting berbasis cPanel.

Kalau kita masuk lebih dalam kita bisa melihat ada juga webmail client, dimana pada hosting yang kami pakai yakni JagoanHosting mereka terlihat menggunakan Roundcube sebagai webmail client utama. Kalau disini kembali ada pengaturan database yaitu aplikasi phpMyAdmin. Buat kami ini terasa agak aneh sih, kenapa tidak disatukan dengan pengaturan MySQL saja untuk phpMyAdmin? Tapi tidak mengapa.

Berikutnya di extra kita bisa melihat ada plugin Imunify360 untuk mencegah Malware di server, ada JetBackup untuk fitur backup harian, pengaturan versi PHP, softaculous installer. Nah semua fitur extra ini juga biasanya ada di web hosting berbasis cPanel.

Terakhir di bagian popular application atau aplikasi populer, terdapat beberapa pilihan CMS atau aplikasi website yang dapat anda install dengan bantuan softaculous tadi. Di cPanel juga ada yang seperti ini.

Kesimpulan Kami

Setelah mencoba melihat sedikit apa saja yang ada di control panel berbasis Direct Admin, apa yang Anda rasakan atau apa yang ada dipikiran Anda? Apakah merasa Direct Admin ini superior atau inferior dibandingkan cPanel?

Kalau menurut kami masih lebih lengkap cPanel dibandingkan Direct Admin. Ada beberapa fungsi yang terlihat tidak ada di sini tapi ada di cPanel. Tapi kami tidak tahu juga apakah sebenarnya ada hanya tidak ditampilkan, atau memang benar-benar tidak ada. Tapi kalau memang benar-benar tidak ada, bukannya tidak ditampilkan, maka jelas cPanel lebih unggul karena fiturnya lebih lengkap.

Namun demikian bukan berarti Direct Admin ini jelek. Bahkan fiturnya sudah cukup dan lebih dari cukup untuk sekedar membuat website company profile misalnya, atau blog pribadi anda, atau untuk showcase portofolio perusahaan.

Itulah yang bisa kami jelaskan pada entry ini. Harapan kami artikel ini secara luas bisa mencerahkan seputar tinjauan web hosting terbaik, juga berbagi informasi ragam kupon promo, juga beragam postingan terkait tips membuat blog/website.

Sebagaimana tulisan sebelumnya, bilamana Anda memiliki keraguan, koreksi atau ralat, dipersilakan tulis pada area komentar di akhir artikel. Mari bersama-sama saling sharing pengetahuan yang bermanfaat.

Leave a Comment