Review Perbedaan Shared Hosting dan VPS

Bertemu kembali dengan kami team cekhosting.com. Moga entry berikut ini secara mendasar sukses menginspirasi tentang ulasan tempat hosting terbaik, dan berbagi info ragam kupon promo, serta berbagai tutorial membuat website/blog.

Di antara pertanyaan yang cukup sering disampaikan oleh para pengguna jasa web hosting yang belum berpengalaman sebelumnya adalah apa perbedaan dari shared hosting dan VPS hosting? Mana yang lebih baik dipakai? Mana yang lebih mudah dipakai? Mana yang lebih cocok untuk keperluan mereka?

Pada artikel kali ini kita akan mencoba sedikit melakukan review dan penjelasan terhadap keduanya.

HOT DEALS! Dapatkan discount special dari Niagahoster, salah satu web hosting terbaik di Indonesia. Info selanjutnya tersedia di artikel kupon kode promo Niagahoster. Anda juga bisa membaca review terkait di section tinjauan Niagahoster.

Shared Hosting: Kelebihan dan Kekurangannya

Yang pertama perlu kita kenal mungkin adalah shared hosting. Shared hosting jenis layanan website yang biasanya memiliki harga paling murah di berbagai penyedia jasa web hosting di Indonesia maupun di mancanegara. Mengapa bisa demikian murah?

Penyebabnya adalah dalam server shared hosting, suatu server bisa dibagi dengan ratusan atau bahkan ribuan akun sekaligus. Masing-masing akun tersebut disebut dengan shared hosting account, atau akun shared hosting. Coba anda perhatikan dari keterangan tersebut, kata kuncinya adalah ratusan atau ribuan akun. Di sinilah rahasianya kenapa layanan shared hosting bisa menjadi murah, ya itu karena sebuah server biaya operasionalnya dibagi dengan ratusan atau ribuan penggunaan berbeda.

Karenanya jenis akun shared hosting cocok bagi Anda yang memiliki budget terbatas. Cocok juga bagi Anda yang masih pemula dalam melakukan hosting website, karena dalam sebuah akun shared hosting anda tidak perlu banyak mengatur server dan hardware serta network yang diperlukan. Anda cukup mengupload file Anda ke server website Anda langsung online di internet.

Kelebihan shared hosting adalah dia murah karena banyak sekali pengguna yang berbagi biaya untuk operasional server. Sayangnya karena jumlah yang banyak pula maka biasanya performa tidak akan terlalu hebat, bahkan terkadang agak lambat. Hal itu karena server harus melayani ratusan atau ribuan website sekaligus. Tentu akan kehabisan resources CPU, RAM dan juga storage.

VPS Hosting: Kelebihan dan Kekurangannya

VPS hosting kurang lebih mirip dengan shared hosting. Namun ada perbedaan sedikit banyak.

Jika pada shared hosting sebuah server bisa dibagi dengan ratusan bahkan ribuan user, pada VPS hosting tidak dibagi sebanyak itu. Mungkin hanya puluhan user saja, atau bahkan belasan user saja tergantung paket yang diambil para pengguna VPS di sebuah server. Semakin besar-besar paket yang dipilih oleh para pengguna maka akan semakin sedikit juga jumlah penggunanya. Jadi misalkan ada sebuah server dengan jumlah CPU 32 cores dan ada 4 pengguna, masing-masing bisa mendapat 8 cores. Jika ada masing-masing ingin 16 cores, maka hanya ada dua user yang bisa ditampung dalam satu server.

Dari sisi jumlah pengguna lebih sedikit VPS dibandingkan shared hosting. Akan tetapi dari sisi performa karena sedikit penggunanya maka angka performa akan menjadi lebih banyak atau naik, singkatnya website Anda menjadi terasa lebih cepat. Jika anda sebelumnya menggunakan hosting dengan jenis shared dan beralih ke VPS anda akan merasakan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan sebelumnya.

Sayangnya kenaikan performa ini biasanya membuat anda perlu menambah biaya berlangganan. Wajar saja sih karena jika sebuah server memiliki biaya operasional yang sama tetapi jumlah penggunanya sedikit, maka tentu masing-masing lebih besar untuk dapat menikmati layanan yang sama.

Selain itu dalam menggunakan VPS hosting, selain membayar biaya yang lebih tinggi Anda juga perlu memiliki skill teknis yang lebih tinggi. Karena biasanya jasa VPS hosting ini tipenya unmanaged, alias pihak hosting tidak akan membantu anda dalam manajemen server. Tetapi bisa saja jika anda tetap ingin dibantu dengan manajemen tambahan, namun ini akan membuat Anda terkena biaya tambahan.

Mana Yang Lebih Cocok Dipakai?

Selanjutnya, muncul sebuah pertanyaan: mana yang lebih cocok dipakai untuk kita? Jawabannya disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan kita sendiri. Kita perlu cek bagaimana kondisi website kita, lalu sesuaikan.

Misalnya, Anda baru memulai membuat website, hanya butuh space sedikit dan pengunjung masih sedikit, maka hemat uang Anda dengan menggunakan shared hosting saja. Jika website Anda sudah semakin besar kebutuhannya dan semakin banyak penggunanya, serta skill Anda dalam mengelola hosting pun semakin bertambah, makan silakan lakukan upgrade ke layanan berjenis VPS.

Dengan menggunakan strategi seperti ini hosting Anda akan menjadi lebih optimal dalam performanya dan juga lebih optimal dalam penggunaan biayanya.

Demikian yang dapat kami tuliskan pada informasi ini. Harapan kami ulasan ini secara garis besar dapat menambah wawasan terkait ulasan web hosting terbaik, serta sharing info kumpulan kupon kode promo, juga kumpulan tutorial seputar tutorial membuat blog/website.

Masih sebagaimana postingan yang lalu, apabila Anda mempunyai keraguan, klarifikasi atau advis, langsung saja tuliskan pada kolom komentar yang tersedia. Yuk kita semua saling bertukar informasi yang bermanfaat.

Leave a Comment